Pengertian Tentang Teknopreneur

A. Technopreneur merupakan penggabungan dari dua kata yaitu teknologi dan entrepeneur. Yang artinya, technopreneur mengandung makna tentang bagaimana cara pemanfaatan teknologi yang sedang berkembang pesat untuk dijadikan sebagai peluang usaha.

B. William Henry "Bill" Gates III (lahir di SeattleWashington28 Oktober 1955; umur 64 tahun) adalah seorang tokoh bisnisinvestor, filantropis, penulis asal Amerika Serikat, serta mantan CEO yang saat ini menjabat sebagai ketua Microsoft, perusahaan perangkat lunak yang ia dirikan bersama Paul Allen.[3] Ia menduduki peringkat tetap di antara orang-orang terkaya di dunia dan menempati peringkat pertama sejak 1995 hingga 2009, tidak termasuk 2008 ketika ia turun ke peringkat tiga.
Gates termasuk salah seorang pengusaha revolusi komputer pribadi terkenal di dunia. Meski demikian, taktik bisnisnya dikritik karena dianggap anti-kompetitif.[4][5] Pada tahap-tahap akhir kariernya, Gates melakukan beberapa usaha filantropi dengan menyumbangkan sejumlah besar dana ke berbagai organisasi amal dan program penelitian ilmiah melalui Bill & Melinda Gates Foundation yang didirikan tahun 2000.
Bill Gates mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pejabat eksekutif tertinggi di Microsoft pada bulan Januari 2000. Ia masih menjabat sebagai ketua dan membentuk jabatan kepala arsitek perangkat lunak. Pada Juni 2006, Gates mengumumkan bahwa ia akan bekerja paruh waktu di Microsoft dan purna waktu di Bill & Melinda Gates Foundation. Ia melimpahkan secara bertahap semua pekerjaannya kepada Ray Ozzie, kepala arsitek perangkat lunak, dan Craig Mundie, pejabat riset dan strategi tertinggi Microsoft. Hari kerja purna waktu terakhir Gates di Microsoft adalah 27 Juni 2008. Saat ini, ia masih bekerja di Microsoft sebagai ketua non-eksekutif.

C, Ide bisnis Donat Kentang
  • Kekuatan (Strenghts) : Kami dapat memproduksi sendiri, banyak variasi bentuk maupun rasa dan modal yang dibutuhkan tidak terlalu banyak.
  • Kelemahan (Weakness) : Proses pembuatannya membutuhkan waktu yang lama (belum ahli)
  • Peluang (Opportunities) : Bahan-bahan mudah didapat, ada peluang untuk mendapatkan banyak konsumen dan belum banyak pesaing
  • Ancaman (Threats) : Produk mudah ditiru dan produk cepat basi
Berikut adalah analisis tentang memanfaatkan kekuatan dan peluang dari “Donat Kentang”:
Produk Kami memiliki kekuatan dan peluang dimana kekuatan kami ada pada variasi rasa yang beraneka ragam. Keunikan rasa toping yang kami buat / kami kreasikan pada produk kami akan menjadi kekuatan dari produk yang kami buat. Sehingga akan menjadi ciri khas dari produk buatan kami. Selain kekuatan kami juga melihat peluang yang sangat besar pada lingkup pasar. Ini dikarenakan setiap orang membutuhkan makanan sehingga bisnis yang bergerak di bidang makanan akan selalu diminati oleh pasar. Selain itu kami juga melihat belum banyaknya penjual donat kentang yang memberikan variasi topping.
Memanfaatkan kekuatan untuk melawan ancaman; kami menggunakan kekuatan kami untuk melawan beberapa ancaman yang muncul. Misalnya, kami berusaha membuat inovasi-inovasi baru untuk melawan pelaku-pelaku bisnis lain yang hendak meniru produk kami.
Menangkap peluang dari kelemahan yang dimiliki; kami belum terlalu ahli dalam pembuatan produk ini dan itu menjadi kelemahan kami. Namun kami melihat adanya peluang besar dari bisnis ini.
SEKIAN DAN TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR KEBLOG KAMI.

Komentar